Kamis, 27 Oktober 2011

PUISI 105 : JENUH


PUISI 105 : JENUH

Oleh : Yachya Hasyim

Kemarau tahun ini begitu menyengat
Mega mendung tak hendak berhenti sejenak
Siapa peduli kali ini
Aku mengadu
Ternyata Allah telah memberi
hanya kita yang tak peduli
Milikku adalah milikku
milikmu adalah milikku
oh nisbi....
mestinya harus berbagi
Air ini milik KITA
Hutan ini milik KITA
Bumi ini milik KITA
Bukan milik KU
bukan milik Dia
Jadi kering yang panjang ini
untuk siapa?
Mestinya kesedihan ini bukan milik
hamba sahaya
Mestinya kita bagi bersama
sebab...
di Jakarta
di Jawa
di Sumatera
di Papua
Dimanapun adalah Buminya Allah
untuk kita semua...

Malang 26 September 2011
Saudaraku Masih ada langit biru untukmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar